18 Fakta Unik dan Menarik Seputar Kehamilan

Pada saat seorang wanita sedang hamil, sering kali menemukan hal-hal yang unik dan aneh. Baik hal tersebut merupakan hal yang menyenangkan maupun sebuah keluhan. Dan terkadang hal unik tersebut ada yang tidak disadari oleh wanita hamil sendiri.

Entah Bunda harus percaya atau tidak. Namun, pada kenyataannya beberapa hal unik dan menarik selama masa kehamilan memang benar adanya. Seperti: suami ngidam, wajah menjadi berseri-seri, gatal-gatal, dan lain sebagainya. 

Berikut 18 fakta unik dan menarik seputar kehamilan yang perlu Bunda ketahui:

1. Suami atau pria bisa mengalami gejala kehamilan (ngidam)

Berbahagialah jika Bunda memiliki suami yang bisa mengalami gejala hamil layaknya yang Bunda rasakan, seperti: morning sickness, kenaikan berat badan secara signifikan, ngidam akan sesuatu, dan gejala awal kehamilan lainnya.

Memang terdengar aneh, dan mungkin Bunda tidak percaya, bahkan akan menertawakannya. Akan tetapi hal ini benar adanya. Kondisi tersebut disebut dengan istilah kehamilan simpatik atau Couvade Syndrom (yang berasal dari kata couvee prancis yang bearti ‘menetas’), dimana sang suami merasa empati, simpatik, dan prihatin terhadap gejala-gejala kehamilan yang Bunda rasakan.

Suami yang demikian, menandakan suami yang sangat sayang dan perhatian kepada Bunda. Karena ada ikatan batin yang kuat di antara kalian berdua. Sehingga suami bisa merasakan apa yang Bunda rasakan, termasuk gejala wanita hamil.

2. Hamil lebih dari 1 tahun

Hampir semua orang beranggapan bahwa masa kehamilan wanita selama ± 9 bulan. Kalaupun maju ataupun mundur dari waktu perkiraan melahirkan yang ditentukan oleh dokter kandungan atau bidan, biasanya tidak melebihi dari dua minggu.

Jika periode kehamilan sudah lewat, sementara bayi belum juga keluar, maka dokter akan menyarankan untuk diinduksi atau melakukan operasi caesar. Jika hal ini tidak dilakukan, dikhawatirkan bayi akan mengalami keracuran cairan ketuban. Benarkah demikian?

Nyatanya, tidak sedikit wanita hamil yang mengandung hingga mencapai 10 bulan. Bahkan ada yang 11 bulan, tapi jarang. Sementara kehamilan terlama yang menjadi pemecah rekor dunia mencapai 375 hari atau selama ± 1 tahun, dengan kondisi bayi yang lahir selamat dan memiliki berat badan di bawah 3,5 kg.

Dengan kata lain, proses kehamilan yang berlangsung lama, tidak selamanya janin harus dipaksa untuk keluar dengan cara operasi caesar atau sejenisnya. Tapi hal ini tergantung dari matang atau tidaknya seorang janin, sehingga waktu kelahiran harus mundur beberapa minggu. Dengan catatan, kondisi kesehatan ibu hamil dan janin dalam keadaan sehat dan tidak ada sesuatu yang menjadi indikator kehamilan berbahaya.

3. Janin laki-laki sudah berereksi sejak dalam kandungan

Banyak orang yang mengetahui bahwasanya anak laki-laki mulai berereksi pada usia remaja, yaitu pada saat anak berumur sekitar 12-18 tahun. Padahal, tahukah Bunda, bahwa anak laki-laki sebenarnya sudah pernah berereksi sebelumnya, bahkan semenjak ia masih menjadi janin di dalam perut Bunda.

Banyak dokter yang telah menangkap basah janin sedang melakukan masturbasi (baik janin tersebut berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan) berkat bantuan sonogram yang dengan kecanggihannya dapat menangkap gambar 4D. Dari hasil penelitian yang didapat, ternyata janin yang berjenis laki-laki lebih banyak yang melakukan masturbasi dibanding janin perempuan.

Saat Bunda sedang mengandung dan melakukan hubungan intim suami-istri, maka bayangkan saja apa yang sedang dilakukan janin saat itu, terutama janin yang berjenis kelamin laki-laki. Sulit dipercaya bukan?!

4. Letak atau posisi calon bayi usia 35 minggu

Letak atau posisi calon bayi Bunda pada usia 35 minggu dari masa kehamilan biasanya dengan posisi berbaring vertikal, baik posisi kaki di bawah (sungsang) maupun kepala yang di bawah (cephalic).

Posisi ini merupakan letak calon bayi pada umumnya. Tapi bukan bearti berlaku bagi semua calon bayi. Karena selain 2 posisi tersebut, terkadang ada calon bayi yang mencapai usia kandungan 32 minggu ini dengan posisi horizontal (melintang) atau oblique (miring).

Meskipun calon bayi masih dapat berubah posisi nantinya. Akan tetapi, tetap saja hal ini membuat risau hati calon ibu, terutama yang baru pertama kali merasakan kehamilan. Karena kedua posisi tersebut (horizontal dan oblique), serta posis bayi sungsang dapat menyulitkan proses melahirkan yang normal.

Sedangkan data menyebutkan bahwa pada kehamilan yang mencapai usia hingga 40 minggu rata-rata posisi calon bayi 95% cephalic, posisi sungsang hanya 4%, dan horizontal maupun oblique kemungkinanya hanya 1% saja.

Dan tahukah Bunda, saat usia kehamilan Bunda mencapai 40 minggu, ukuran rahim Bunda membesar hingga 500-1000 kali lipat dari ukuran normal. Sedangkan ukuran plasenta bisa sebesar piring makan besar dengan berat ± 650 gram dan dengan ketebalan sekitar 2 sampai 3 cm. Wow..ternyata besar juga ya?!

5. Wajah wanita hamil menjadi berseri-seri

Pada saat Bunda hamil, kulit Bunda akan cenderung mengkilap dan berseri-seri, terutama bagian pipi, meskipun Bunda sendiri tidak menyadarinya. Tetapi, orang di sekitar Bunda pasti mengakuinya. Hal ini bukanlah sebuah mitos belaka, tapi pada kenyataannya memang sebuah fakta unik dan menarik.

Kondisi tersebut disebabkan karena selama hamil terjadi peningkatan produksi darah hampir 50% yang mengalir pada seluruh bagian tubuh Bunda, dan hormon yang mempengaruhi kelenjar minyak pun meningkat, sehingga produksi minyak aktif. Akibatnya, kulit Bunda terlihat lebih lembut, mengkilap, dan berseri-seri.

6. Wanita hamil tetap cantik dan menarik

Banyak wanita yang takut hamil dan sengaja untuk menghindari kehamilan dengan alasan karir maupun alasan lainnya. Tapi tidak sedikit wanita yang mencegah kehamilan dengan alasan tidak ingin terlihat jelek dan tidak menarik di depan pria.

Bagi mereka, saat hamil postur tubuh akan berubah, karena hampir semua bagian tubuh menjadi melar dan membesar. Selain itu, kulit terlihat agak kecokelatan, rambut menjadi rontok, dan lain sebagainya. Sehingga tidak akan terlihat seksi di depan pria, terutama di depan suami.

Anggapan ini jelas konyol dan berlebihan. Karena berdasarkan penelitian, 60% pria menganggap wanita hamil tetaplah cantik dan menarik, bahkan sebanyak 27% pria justru menganggap wanita hamil terlihat lebih seksi dan lebih memikat dari sebelumnya.

Maka dari itu, para wanita yang sudah menikah tidak perlu takut dan minder saat hamil. Apalagi sampai sengaja menghindari kehamilan dengan alasan khawatir tidak terlihat cantik dan menarik lagi di depan pria, terutama di depan pasangan Anda.

7. Gatal-gatal

Seiring dengan ukuran rahim yang semakin membesar, mengakibatkan terjadinya peregangan pada kulit, terutama kulit perut dan payudara. Sehingga menimbulkan gatal-gatal yang tak teratasi kecuali dengan cara menggaruknya. Meskipun Bunda sudah berusaha menahan untuk tidak menggaruk, tapi pada saat tidur, keseringan Bunda kecolongan menggaruk tanpa sadar.

Akibatnya, akan timbul garis-garis keputihan yang disebut dengan istilah stretch marks. Pada banyak kasus ibu hamil, stretch marks tidak hanya terdapat pada perut dan payudara saja, tapi juga merambah ke paha, bokong, dan bagian tubuh lainnya. Garis putih ini biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah Bunda melahirkan, namun membutuhkan waktu yang tidak singkat.

8. Indra penciuman menjadi lebih sensitif

Indra penciuman seorang wanita hamil akan menjadi lebih sensitif dari biasanya. Sehingga pada kehamilan trimester pertama, hampir wanita hamil sensitif terhadap bau yang tajam maupun bau tertentu. Bahkan kondisi ini akan berlanjut hingga kehamilan trimester ketiga, namun tidak separah trimester pertama.

Peningkatan daya penciuman ini berguna untuk melindungi janin dari sesuatu yang dapat membahayakannya yang terlebih dahulu dideteksi oleh indra penciuman sang ibu, misalnya: asap rokok, kopi, alkohol, dan sejenisnya. Padahal sebelum hamil, mereka biasa saja/tidak sensitif terhadap beberapa hal tersebut di atas.

9. Ukuran kaki menjadi lebih besar pada saat hamil

Banyak wanita hamil yang penasaran kenapa sepatu mereka tidak muat lagi. Padahal kaki merupakan bagian tubuh yang sulit berubah, bahkan pada kasus orang yang berubah menjadi gemuk sekalipun.

Perubahan ukuran kaki wanita hamil disebabkan karena tubuh mulai menghasilkan ligamen yang berguna untuk persiapan persalinan nantinya. Selain itu juga, ada tekanan pada kaki karena menahan beban perut yang semakin membesar. Sehingga mengakibatkan kaki menjadi bengkak dan besar dari hari-hari biasanya.

Normalnya, perubahan ukuran kaki ini hanya bersifat sementara dan akan kembali seperti semula setelah melahirkan, kecuali pada ibu hamil yang terjadi kenaikan berat badan secara berlebihan, kemungkinan perubahan tersebut akan bersifat permanen.

10. Kontraksi tidak berhenti setelah bayi lahir

Tidak sedikit ibu hamil yang beranggapan bahwa kontraksi akan terasa pada saat sebelum dan saat proses melahirkan saja. Dan setelah bayi keluar, kontraksi akan berhenti. Hal ini jelaslah keliru. Karena kontraksi atau kram otot akan berlanjut hingga beberapa hari setelah melahirkan. Tetapi dengan kontraksi yang lebih ringan dibanding saat persalinan. Kram otot ini berguna untuk menghentikan pendarahan berlebih yang keluar dari tubuh.

11. Wanita hamil tidak harus menambah porsi makan dua orang

Tidak dipungkiri, selera makan wanita hamil akan meningkat drastis pada saat kehamilan memasuki trimester kedua. Sehingga rasa lapar sering kali menghantui kebanyakan wanita hamil. Ditambah lagi sebuah anggapan bahwa janin yang ada di dalam kandungan membutuhkan asupan gizi yang setara dengan nutrisi ibunya.

Akibatnya, banyak ibu hamil yang makan dua kali lipat dari porsi biasanya atau makan dengan porsi dua orang. Padahal, pada saat seorang wanita hamil, dia hanya membutuhkan tambahan makanan sebesar 300 kalori saja perharinya. Hal ini setara dengan segelas yogurt dan separuh dari potongan roti.

Meskipun ibu hamil masih boleh makan apa yang diinginkan, tapi bukan lantas makan semaunya tanpa ada batasan. Karena kenaikan berat badan ibu hamil yang wajar hanya sekitar 9 kg dari berat badan sebelum mengandung. Yang paling penting, bukan berapa porsi yang harus dikonsumsi perharinya, tetapi berapa jumlah nutrisi dan gizi yang harus terpenuhi.

12. Makan ikan selama hamil akan membuat anak cerdas

Banyak sekali wanita hamil yang menghindari ikan dalam menu keseharian selama masa kehamilan. Mungkin dikarenakan bau ikan yang bisa menyebabkan mual dan muntah atau karena sebab yang lainnya.

Padahal, wanita hamil yang rajin mengkonsumsi ikan akan mencetak anak yang lebih cerdas dibanding wanita hamil yang jarang atau bahkan menghindari ikan sama sekali. Karena ikan mengandung omega-3 yang sangat baik untuk membantu pengembangan otak dan meningkatkan kinerja otak janin.

Sebuah penelitian yang meneliti 7000 anak dari ibu yang berbeda menyebutkan bahwa rata-rata anak yang terlahir dari wanita hamil yang rajin mengkonsumsi ikan, memiliki kemapuan motorik dan verbal yang lebih tinggi dengan kemajuan yang lebih pesat dibanding anak yang terlahir dari wanita yang tidak mengkonsumsi ikan.

Selain itu, anak tersebut memiliki kemampuan berbicara lebih cepat dan bagus serta mempercepat proses berjalan dibanding anak-anak lainnya yang ibunya menghindari ikan selama proses kehamilan. Dan tentu saja, Bunda harus pintar dalam memilih ikan yang akan dikonsumsi. Hindari ikan yang mengandung zat merkuri tinggi.

13. Hari favorit kelahiran bayi adalah hari selasa

Terdengan lucu memang, tapi faktanya, bayi juga memiliki hari favorit saat dilahirkan di dunia nanti. Dan data penelitian beberapa ahli dari seluruh dunia menyebutkan bahwa hari selasa merupakan hari favorit bagi bayi untuk dilahirkan.

Tentu saja, ada beberapa bayi yang lahir pada hari senin, kamis, dan jum’at. Tapi, jumlahnya tidak sebanyak pada hari selasa. Hari favorit ini berlaku bagi bayi yang dilahirkan secara normal, bukan lewat jalan operasi caesar. Bayi Bunda lahir hari apa ya?!

14. Hanya 5% bayi lahir sesuai dengan hari perkiraan kelahiran

Dengan menggunakan USG maupun kalkulator kehamilan, beberapa dokter kandungan dan bidan bisa menentukan hari perkiraan kelahiran bayi. Namun, fakta membuktikan bahwa hanya 5% saja bayi lahir sesuai dengan hari perkiraan kelahiran yang sudah diprediksi oleh dokter kandungan maupun bidan.

Hal ini disebabkan karena alat canggih penghitung hari perkiraan lahir tidak dapat mendeteksi tingkat stres ibu hamil, perubahan hormon, makanan, dan kesehatan ibu hamil, serta beberapa faktor lainnya yang mempengaruhi maju dan mundurnya kelahiran bayi dari hari yang sudah diprediksi sebelumnya.

15. Mengeluarkan kotoran saat melahirkan

Wanita hamil sering mengalami sembelit atau susah buang air besar, apalagi saat menjelang persalinan. Sehingga pada saat melahirkan, tidak sedikit ibu hamil yang mengeluarkan kotoran tanpa bisa ditahan di saat mengejan dalam proses pembukaan rahim.

Hal ini sebenarnya wajar. Karena pada saat terjadi kontraksi, otot-otot yang berguna untuk mendorong bayi keluar sama dengan otot yang biasa digunakan saat Bunda buang air besar. Ditambah lagi, ketika bayi mencari jalan keluar, ia akan mendorong rektum, sehingga kotoran pun ikut keluar.

Beberapa tahun lalu, dokter maupun perawat biasanya melakukan enema/huknah pada ibu hamil, yaitu memasukkan larutan ke dalam rektum dan kolon sigmoid guna membersihkan isi usus sebelum proses diagnostik, pembedahan, maupun melahirkan. Akan tetapi, enema sering kali menimbulkan dampak negatif yang mana bisa berdampak buruk pada ibu hamil.

Diantara dampak negatif dari praktek enema/huknah pada wanita yang akan melahirkan adalah:

a. Penggunaan larutan enema yang terlalu hangat, akan membakar mukosa usus pasien. Dan jika larutan enema terlalu dingin, maka akan menimbulkan kram abnomen.

b. Jika ibu hamil/pasien tidak memiliki kontrol sfingter yang kuat (kontrol sfingter buruk), maka dipastikan dia tidak akan mampu menahan cairan enema/huknah.

Oleh karena itu, enema jarang digunakan pada pasien yang akan melahirkan secara normal.

16. Hobi memotret diri sendiri dengan perut buncit

Untuk yang satu ini memang awalnya terdengan tidak begitu aneh, karena hampir semua orang suka narsis. Apalagi seorang wanita yang menemukan hal baru dalam hidupnya. Akan tetapi, jika setiap waktu wanita hamil tiba-tiba menjadi hobi berfoto dengan perut buncitnya, apa nggak terlihat berlebihan?

Wanita hamil tidak hanya ingin mengabadikan moment saat sedang mengandung dengan perubahan-perubahan fisik perbulannya, tapi ada sebagian ibu hamil yang harus memotret diri sendiri tiap hari, bahkan lebih dari 10 kali berfoto perharinya.

Memang nggak ada yang salah dengan hobi tersebut, selama hal itu membuat ibu hamil bahagia. Karena usia kehamilan yang semakin tua, akan mengakibatkan beban perut semakin berat, sehingga ibu hamil akan merasa lebih cepat lelah, dan kemungkinan untuk stres pun lebih tinggi.

Tapi dengan mempunyai hobi baru, dia akan cenderung selalu bahagia dan rileks, sehingga bisa terhindar dari stres yang akan berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil sendiri maupun kesehatan janin di dalam kandungan. Dan tak ada waktu untuk memikirkan hal-hal yang membuat cemas.

Tidak ada salahnya sesekali Bunda pergi ke studio foto untuk mengabadikan moment bahagia Bunda dengan perut buncit. Dan jangan lupa untuk mengukur berapa lingkar perut Bunda sebelum persalinan. Karena suatu saat nanti, Bunda akan terus memandangi foto tersebut dengan kenangan yang tak akan pernah terlupakan.

Bahkan, Bunda bisa mencoba tren melukis di atas perut ibu hamil atau yang terkenal dengan istilah paint bumps. Seni melukis ini pada awalnya dipopulerkan oleh Maria Carey yang sedang mengandung kehamilan perdananya. Bunda bisa memilih gambar sesuai selera, mulai dari gambar bayi kembar, buah-buahan, binatang, mobil, dan lainnya. Terlihat lucu dan menggemaskan kan saat melihat perut buncit Bunda berbentuk lebah?

17. Mood berubah dalam waktu kurang dari 10 detik

Banyak yang berpendapat bahwa suasana hati seorang ibu hamil susah ditebak. Hal ini benar adanya. Karena di samping memang agak sulit untuk menebak suasana hati seseorang, perubahan hormon pada wanita hamil terjadi sangat cepat, bahkan kurang dari 10 detik.

Sehingga Anda (para suami) jangan heran jika istri yang sedang hamil tersenyum bahagia, tapi tidak sampai 10 detik langsung berubah menjadi marah-marah. Karena perubahan suasana hatinya dipengaruhi oleh hormon kehamilan yang tiap waktu dapat berubah.

Anda diharapkan memaklumi kondisi yang seperti itu. Dan usahakan untuk menghibur hatinya saat Anda menemukan ada tanda-tanda istri mau marah-marah atau sedih. Karena jika dibiarkan, khawatir nantinya akan berlarut-larut dan ujung-ujungnya bisa menyebabkan stres.

18. Kemungkinan besar menjadi kenyataan jika ibu hamil mimpi mempunyai bayi berjenis kelamin tertentu

Pada saat hamil, terkadang Bunda bermimpi mempunyai anak atau bayi berjenis kelamin tertentu, baik laki-laki maupun perempuan. Kemungkinan besar jenis kelamin bayi yang terlahir nantinya akan sesuai dengan apa yang Bunda mimpikan.

Kenapa? Karena ada ikatan yang kuat antara Bunda dan calon bayi. Kebanyakan mimpi itu didasari oleh kekuatan pikiran atau intuisi. Sehingga kemungkinan mimpi akan menjadi kenyataan lebih tinggi. Hal ini telah dibuktikan oleh National Center For Biotechnology Information melalui penelitian ilmiahnya.

Itulah 18 fakta unik dan menarik seputar kehamilan yang perlu Bunda ketahui. Agar nanti ketika hamil tidak kaget atau merasa aneh. Semoga artikel kehamilan ini bermanfaat!

Leave a Reply