17 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Hamil

Setelah menikah, biasanya pasangan suami-istri akan berfikir ke jenjang berikutnya, yaitu memiliki anak sebagai penerus keturunan keluarga. Tidak hanya kesehatan organ reproduksi saja yang perlu diperhatikan, tetapi kesehatan psikis dan juga gaya hidup sehat tidak kalah pentingnya.

Bagi Anda yang berencana untuk hamil, dianjurkan melakukan cek kesehatan demi terlaksananya program kehamilan yang Anda jalankan. Dan juga lakukan beberapa hal di bawah ini yang jadi faktor pemicu proses cepat dan mudah atau sulitnya Anda bisa hamil.

persiapan-kehamilan

 

Berikut 17 hal yang perlu dilakukan sebelum Anda mencoba untuk hamil:

  1. Timbang berat badan.

Setiap wanita pasti mendambakan tubuh yang ideal. Bukan hanya untuk penampilan saja, tapi wanita yang berencana untuk hamil pun dituntut untuk memiliki berat badan yang ideal. Karena berat badan dapat mempengaruhi proses ovulasi.

Tidak hanya berhenti di situ saja, tetapi berat badan yang ideal dan fit akan membantu Anda menikmati masa kehamilan dan merasa fit saat melahirkan. Begitu juga berat badan yang ideal mampu mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes.

Alasan lainnya untuk memiliki tubuh yang ideal dan fit adalah karena akan sangat berbahaya jika Anda mencoba mengurangi berat badan saat hamil (jangan terlalu khawatir jika berat badan Anda sedikit turun karena mual-mual dan tidak selera makan pada trimester pertama dan sebaliknya, mengalami pembengkakan pada trimester selanjutnya).

 

  1. Ubah jenis makanan yang Anda konsumsi dan porsinya.

Jumlah kalori yang harus Anda konsumsi sebelum hamil memang tidak sebanyak saat hamil yang rata-rata membutuhkan 100-300 kalori per hari. Tapi bukan berarti Anda harus diet ketat demi menjaga tubuh agar tidak terlalu membengkak saat hamil.

Diet boleh-boleh saja, asal diet sehat, dan beberapa nutrisi yang harus ada pada diet Anda benar-benar tercukupi. Apalagi yang berhubungan dengan buah-buahan dan sayuran. Anda harus menambah porsi lebih banyak untuk dua jenis makanan ini agar Anda terbiasa pada saat hamil nantinya.

Berikut beberapa nutrisi atau persiapan gizi sebelum hamil yang harus ada pada diet seimbang Anda:

  • Karbohidrat

Jumlah karbohidrat sedikit di atas setengah dari apa yang Anda makan. Karbohidrat bisa Anda dapatkan dari biji-bijian, seperti: roti gandum dan beras merah. Hindari makanan manis, seperti: permen dan minuman bersoda.

  • Protein

Protein diperlukan untuk pertumbuhan janin. Makanan yang mengandung banyak protein antara lain: daging, produk susu, tahu, dan kacang-kacangan. Jika Anda mengikuti diet vegetarian atau vegan, ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter untuk memastikan asupan protein Anda tercukupi.

  • Lemak

Lemak berguna untuk membantu dalam penyerapan vitamin. Sebagian besar makanan yang kita konsumsi mengandung lemak. Lemak yang penting selama masa kehamilan berasal dari ikan dan sayuran, karena merupakan lemak sehat.

  • Fiber/serat

Anda bisa mendapatkan serat melalui buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Bagi wanita hamil setidaknya mengkonsumsi 3-5 porsi serat per harinya, karena kebanyakan mereka mengalami sembelit ketika hamil. Dan serat bisa membantu untuk mengatasi sembelit.

 

  1. Konsumsi ekstra vitamin.

Salah satu penambahan menu yang paling penting dalam diet sehat adalah menambahkan lebih banyak makanan yang mengandung asam folat. Jenis vitamin asam folat bisa membantu mencegah cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang jika dikonsumsi sebelum dan pada awal kehamilan.

Makanan yang mengandung asam folat antara lain:

  • Sayuran hijau
  • Sereal
  • Kacang polong
  • Jeruk

Wanita yang sedang hamil atau menjalani program kehamilan disarankan mengkonsumsi multivitamin atau suplemen tambahan, karena vitamin dari makanan saja tidak cukup. Meskipun begitu, Anda harus hati-hati dalam mengkonsumsi vitamin dan suplemen. Jangan sampai vitamin tertentu melebihi kadar jumlah yang semestinya, karena akan berakibat fatal.

 

  1. Kurangi Konsumsi Kafein.

Menikmati secangkir kopi di pagi hari dan di sela-sela kesibukan kerja memang dapat meningkatkan semangat dalam beraktivitas. Tapi tahukah Anda, mengkonsumsi kafein secara berlebihan dapat berpengaruh pada kesuburan.

Terlebih lagi nanti saat Anda hamil, kafein bisa menyebabkan Anda sulit untuk tidur, sementara sebagian besar wanita hamil akan kesulitan untuk tidur pada saat usia kehamilan menginjak trimester ketiga. Jadi mulailah mengurangi konsumsi kafein dari sekarang, agar tidak terasa berat ketika Anda dituntut untuk bersih dari kafein saat hamil.

Memang, belum ada kesepakatan yang jelas mengenai seberapa banyak takaran yang aman semasa kehamilan, tetapi para pakar setuju bahwa semakin kecil porsi kafein yang Anda konsumsi, maka akan semakin baik. Banyak yang menyarankan tidak lebih dari 150 mg per hari (sama dengan satu cangkir kopi).

 

  1. Berhenti merokok.

Kebanyakan wanita termotivasi untuk berhenti merokok ketika merencanakan kehamilan. Karena rokok sudah terbukti dapat merusak kesehatan seseorang, baik pria maupun wanita.

Ada beberapa alasan kenapa seorang wanita harus segera berhenti merokok jika ingin hamil, antara lain:

  • Wanita yang merokok memakan waktu lebih lama untuk hamil dibanding bukan perokok.
  • Kemungkinan mengalami keguguran lebih tinggi dibanding bukan perokok.
  • Memaksa janin tumbuh dengan bahan kimia berbahaya.
  • Lebih mungkin untuk memiliki bayi lahir dengan berat badan rendah dan masalah kesehatan yang serius.

Ingat, “perokok pasif”, atau hanya menghisap asap rokok, juga dapat memiliki efek negatif pada kehamilan. Jika Anda hidup dengan seseorang yang merokok, pastikan asap rokok tidak sampai terhirup.

 

  1. Berhenti minum alkohol.

Sebagian besar dokter menyarankan pasien untuk meninggalkan alkohol sama sekali, termasuk wanita yang berencana untuk hamil, apalagi pada saat hamil. Karena tidak ada jumlah takaran dan waktu yang aman untuk diminum selama kehamilan.

Wanita yang minum alkohol meskipun dengan jumlah yang sedikit saat hamil, bayi mereka akan berisiko terkena Fetal Alcohol Syndrome (FAS), yang dapat menyebabkan kerusakan fisik dan perkembangan yang serius. Jadi alangkah bagusnya Anda mulai mengurangi bahkan berhenti minum alkohol dari sekarang, karena Anda tidak akan tahu langsung bahwa Anda sedang hamil.

Jika Anda merasa kesulitan untuk meninggalkan alkohol, maka mintalah bantuan kepada dokter atau orang yang menurut Anda bisa memotivasi untuk bersih dari alkohol.

 

  1. Jangan sembarangan minum obat.

Wanita hamil dilarang mengkonsumsi sembarang obat tanpa resep dokter, meskipun hanya obat untuk penyakit ringan. Apalagi sampai berani minum obat-obatan terlarang, seperti: kokain, heroin, shabu, dan ganja. Karena dapat menyebabkan masalah serius pada janin yang sedang berkembang.

Jika Anda sakit di saat hamil dan terpaksa untuk minum obat, maka harus dengan resep dokter. Dan bagi Anda yang belum bisa bebas dari obat-obatan terlarang, berbicaralah dengan dokter atau hubungi lembaga swadaya yang bergerak dalam bidang anti narkotika di daerah anda.

 

  1. Hindari stres.

Stres bisa mempengaruhi siklus menstruasi wanita dan proses ovulasinya. Jadi, ketika Anda berencana untuk hamil, jangan sampai stres. Karena stres justru semakin menghambat kehamilan.

Ada beberapa cara untuk mengurangi stres karena kerjaan atau urusan lainnya, yaitu: banyak istirahat dan relaksasi, melakukan hal-hal yang Anda sukai dan yang membuat rileks, traveling, serta menikmati seksualitas. Karena berhubungan seks dapat membantu mengurangi stres dan ketegangan.

 

  1. Olahraga teratur.

Jadilah lebih aktif dengan melakukan olahraga yang ringan seperti jalan dan yoga, karena dapat membantu Anda untuk hamil. Disamping itu, saat Anda hamil pun, Anda masih bisa rutin berolahraga. Tetapi untuk lebih amannya, konsultasilah pada dokter Anda sebelum mengambil jenis olahraga tertentu.

Olahraga teratur akan membuat Anda merasa lebih baik dan memberi Anda lebih banyak energi. Hal ini dapat membuat Anda lebih kuat dan fit saat hamil dan melahirkan. Jadi biasakan hidup sehat dengan olahraga yang teratur.

 

  1. Kunjungi dokter gigi.

Saat Anda berencana untuk hamil, tidak ada lagi kata malas untuk berkunjung ke dokter gigi. Karena kesehatan gigi yang buruk dapat meningkatkan risiko anda terkena infeksi oleh bakteri, yang nantinya dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan preeclampsia. Jadi, pastikan mulut anda dalam kondisi baik sebelum hamil.

X-ray juga tidak diperbolehkan di masa kehamilan, jadi lakukanlah sekarang dan obati segala permasalahan mulut, gusi, dan gigi yang terdeteksi. Untuk itulah, jadwal pemeriksaan dan pembersihan gigi 6 bulanan jangan Anda abaikan.

Dan juga seiring perkembangan janin, jumlah kalsium yang Anda butuhkan akan bertambah. Jika kalsium tidak tercukupi dari makanan, susu, dan suplemen tambahan, maka janin akan menyerap kalsium dari tulang Anda, akibatnya gigi Anda yang bermasalah akan kambuh dan lebih terasa sakit dari sebelumnya.

Meskipun tidak semua wanita hamil akan mengalami sakit gigi, tetapi tidak sedikit dari mereka pernah mengalaminya. Karena ada yang mengeluhkan pegal-pegal, linu, sakit punggung, atau sakit tulang lainnya pada saat hamil.

 

  1. Periksa ke dokter untuk vaksinasi.

Kunjungi dokter Anda untuk pemeriksaan sebelum kehamilan dan tanyakan vaksinasi apa saja yang Anda perlukan sebelum hamil.  Disamping itu, cari tahu apakah Anda telah memiliki kekebalan terhadap cacar air. Jika Anda belum memiliki, minta divaksinasi sekarang dan tunggulah satu bulan sebelum mencoba untuk hamil. Vaksinasi cacar air pada saat hamil dapat membahayakan janin. Dan juga Anda akan menjadi sangat tidak nyaman.

 

  1. Pertimbangkan pengujian genetika (jika diperlukan).

Jika ada penyakit genetik tertentu yang turun temurun di keluarga Anda, maka segera lakukan tes darah untuk mengetahui apakah Anda seorang carrier (pembawa penyakit tersebut) atau tidak. Anda akan merasa lebih tenang setelah mengetahui kalau Anda aman!

 

  1. Kurangi kemungkinan Anda terjangkit virus Zika.

Virus Zika sangat berbahaya bagi janin, karena akan menyebabkan bayi lahir dengan otak dan kepala lebih kecil dari ukuran normal. Virus Zika juga dapat menghambat pertumbuhan bayi, serta dapat menyebabkan keguguran.

Umumnya, virus Zika dapat menyebar melalui gigitan nyamuk. Tetapi juga dapat menyebar dari ibu hamil ke bayinya dan melalui air mani saat berhubungan seks. Jika Anda berencana untuk hamil, maka hindari bepergian ke daerah yang terkena wabah virus Zika.

Jika Anda atau (dan) pasangan Anda melakukan perjalanan ke suatu daerah yang terkena wabah virus Zika, sebaiknya rencana untuk hamil Anda tunda dulu. Dan selalu gunakan kondom setiap kali berhubungan seks, baik oral, maupun vaginal.

Hindari seks setidaknya 8 minggu setelah pasangan Anda kembali, meskipun dia tidak ada gejala sama sekali. Tetapi jika ternyata pasangan Anda positif terkena virus Zika atau hanya gejala saja, maka untuk lebih amannya, jauhkan diri Anda dari seks setidaknya 6 bulan setelah gejala timbul.

 

  1. Pentingnya peran seorang laki-laki (suami).

Memang, yang hamil adalah wanita (istri), tapi bukan bearti Anda para lelaki (suami) bisa hidup seenaknya. Anda juga harus memperhatikan kesehatan. Gimana tidak, kualitas dan jumlah sperma juga mempengaruhi proses pembuahan. Jika jumlah sperma rendah, maka akan lebih sulit untuk hamil.

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan jumlah sperma menjadi rendah dan mempengaruhi kualitas air mani, yaitu:

  • Minum alkohol.
  • Merokok atau penggunaan tembakau lainnya.
  • Menggunakan steroid.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang.
  • Menggunakan obat resep tertentu dan obat over-the-counter (obat bebas tanpa resep dokter, yang terdiri dari obat bebas dan obat bebas terbatas).
  • Menggunakan sauna, kolam air panas, dan sejenisnya di atas 102 ° F.
  • Memiliki diet yang tidak sehat.

 

  1. Tentukan bidan/dokter kandungan Anda.

Meskipun nantinya pada saat hamil Anda terpaksa untuk ganti bidan/dokter kandungan, entah dengan alasan apa. Tetapi untuk saat ini Anda dianjurkan untuk segera menentukan bidan/dokter kandungan yang menurut Anda terbaik. Karena bidan/dokter akan membantu Anda memberi tahu segala info seputar kehamilan dan langkah-langkah apa saja yang perlu diambil untuk mendukung program kehamilan.

Salah satu cara dalam memilih bidan/dokter kandungan yang terbaik adalah dengan mendatangi beberapa rumah sakit di sekitar tempat tinggal Anda dan cari yang sesuai dengan harapan. Dengan catatan Anda harus nyaman dan bebas saat berkonsultasi.

 

  1. Mulailah berhitung.

Membesarkan anak tidaklah murah. Anda harus memperhitungkan segala biaya ke depannya, mulai dari kebutuhan hamil (baju ibu hamil, susu, suplemen tambahan, check up bulanan, USG, dan lainnya), biaya persalinan, dan juga biaya perlengkapan bayi.

Dan jika Anda adalah seorang pegawai, maka Anda juga harus memperhitungkan biaya penitipan/perawatan anak pada saat nantinya Anda kembali ke kantor. Periksalah asuransi kesehatan atau fasilitas kesehatan dari kantor Anda untuk mengetahui apakah biaya pemeriksaan dan pengobatan selama kehamilan dan saat melahirkan nantinya masuk dalam cakupan tanggungan.

Berbicara dan diskusilah dengan para orang tua baru, teman, atau keluarga untuk mendapatkan gambaran mengenai biaya apa saja yang kira-kira nanti perlu Anda dan pasangan Anda persiapkan dari sekarang. Penjelasan lebih lanjut bisa anda baca pada artikel: Pertimbangkan Hal ini Sebelum Memutuskan untuk Hamil.

 

  1. Bersihkan tempat buang air kucing Anda untuk terakhir kalinya.

Jika Anda termasuk pecinta kucing, relakan pasangan Anda atau orang lain untuk membersihkan tempat kucing peliharaan. Karena pada saat hamil, Anda memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit toxoplasmosis yang disebabkan oleh parasit dari kotak tempat buang air kucing. Tentu saja Anda dapat menggunakan sarung tangan, tapi akan lebih baik jika tugas itu Anda hindari demi janin di perut.

Demikian 17 hal yang perlu Anda lakukan sebelum hamil. Semoga artikel kehamilan ini bermanfaat!

Leave a Reply